Holianto
Bagian pertama
Semut tidak pernah menyerah
Jika mereka sedang menuju ke suatu tempat dan kamu mencoba
menghentikannya, mereka akan mencari jalan lain.
Mereka akan memanjat keatas, mencari celah lewat bawah atau
memutar mengitarinya. Mereka akan selalu mencari jalan yang lain.

PELAJARANNYA : Jangan pernah menyerah mencari jalan untuk
mencapai tujuanmu

Bagian kedua
Semut selalu memikirkan musim dingin disaat (selama) musim panas.
Kamu tidak akan sebegitu lugu-nya menganggap musim panas akan
terjadi selamanya. Begitu juga semut yang selalu mengumpulkan
makanannya selama musim panas untuk persediaan di musim dingin.
Kamu harus memikirkan kerasnya batu karang saat kamu menikmati
cerahnya matahari dan indahnya pasir dipantai.

PELAJARANNYA : Sangat penting untuk menjadi realistic dan selalu
berpikir kedepan.

Bagian ketiga
Selama musim dingin, Semut selalu memikirkan hangatnya musim panas
Selama musim dingin, semut selalu mengingatkan dirinya sendiri :
“Musim dingin ini tidak akan lama, segera pasti akan berakhir”
Hari pertama cuaca terasa hangat, semut keluar sarangnya
Jika kemudian mereka merasa masih dingin, mereka akan balik ke
sarangnya lagi. Tetapi mereka akan terus keluar pada setiap hari
pertama cuaca terasa hangat

PELAJARANNYA : Senantiasa bersikap positif setiap saat

Bagian keempat

Kerahkan semua kamampuanmu

Berapa banyak seekor semut selama musim panas dapat mengumpulkan
persediaan untuk keperluaan musim dingin ?

Sebanyak yang mereka mampu

PELAJARANNYA : Lakukan semua yang kamu bisa dan terus tingkatkan !


Kesimpulannya

4 buah pelajaran
1. Jangan menyerah
2 Berpikirlah kedepan
3. Bersikap positif
4. Kerjakan semua yang kamu bisa

Jangan terbelenggu oleh masa lalu, keluarlah dan lakukan sesuatu
yang menyenangkan.
read more “FILOSOFI SEMUT”
Holianto
Semua ada waktunya.... . ; Semua indah pada waktunya.....

TUHAN tak akan terlambat... .. ; Juga tak akan lebih cepat......


Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya
sia-sia...Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa
pedih...Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu
serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk
menelepon. Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu
hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa
tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap
syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk
digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
read more “TUHAN TAHU”
Holianto
Ada 2 benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi
seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering
menyombong kepada sahabatnya : "Lihat ini aku, kuat dan
keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak". Air
hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus
suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana.
Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan
selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang"

Besi dan airpun mulai berlomba :

Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui
penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi
mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke
batu-batuan itu. Tetapi karena kekerasannya batu-batuan
itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka
di sana sini karena melawan batu-batuan itu.
Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit
untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan
itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak
menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk
lewat tetapi tidak merusak lainnya.
Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai
celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan
kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang
kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu.
Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk
ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu
semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.
Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk
celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya
yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka
mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat
didasar gua.
Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu
lembah dan tiba di luar gua. Besi kesulitan mengatasi
rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya
ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan
mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan
terakhir ini !"
Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan
mengatasi rintangan ini, tetapi kemudian ia membiarkan
sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan
ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin
untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air
turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0

RENUNGAN SINGKAT :
Jadikanlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh
sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan
karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia
dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat hati seseorang
hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan
dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan
dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk
membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya,
ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima
oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan
dia.
Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui
celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan
sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi
masalahnya,padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk
merubah diri menjadi uap (Inilah Mujizat).
read more “KISAH BESI DAN AIR”
Holianto
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang
sulit.Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami.
Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan
pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga
yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya
membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar
pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak
mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya
yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan.
Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk
memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja
permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan
beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam
tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-
benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu
dengan Ellen membuatku semakin kesal!
Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan
kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk
sampai dirumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti
di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku
dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun
sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun,
tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi,
aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.

Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu,
buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen
menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah,
tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak
mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi
halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti
bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.

Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi
suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan
wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent
tidak pindah ke lain hati.

Jantungku serasa mau berhenti...

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk
Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita
dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa
yang Kau kehendaki agar aku ketahui.

Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat
dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai
5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan
hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan
untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya
selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen.
Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku
dengan Melly.

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku
dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku
kekuatan yang berasal daripadaMu.

Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan
apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah
menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen
sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya.
Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan
saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6.
Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan
yang harus kuambil.

14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi
Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku
harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan,
bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia
pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama.
Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin
membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi.
Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi
padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum
pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku
malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu
adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari
ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang
keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan,
bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah
Natal untuk Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan
meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya
di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.

Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen
sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.
Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun.
"Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun." (ts)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan,
bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya.
anakNya. sahabatNya. saudaraNya. sehingga Ia memberikan AnakNya
yang kekasih untuk mati di kayu salib bagi kita.

Yoh 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya
setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan
beroleh hidup yang kekal"
read more “Mencintai tanpa syarat”
Holianto
Sobat ...
artikel ini saya terima dari seorang rekan saya.
Sangat menyentuh ..

Pada suatu pagi, seorang pengusaha muda dengan tergesa-gesa
berangkat ke kantor. Karena tidak sempat sarapan, ia singgah ke
sebuah toko roti untuk membeli roti.

Saat memilih roti, ia melihat seorang anak kecil yang usianya kurang
lebih 10 tahun. Anak tersebut ingin membeli bunga, tetapi uangnya
tidak cukup untuk membeli bunga yang dipilihnya.

Melihat ekspresi sedih dari anak kecil itu, ia pun bertanya,
"Untuk siapa bunga itu nak?" Si anak kecil itu pun menjawab,
"Saya mau membelikan bunga itu untuk mama, karena hari ini mama
berulang tahun."

Si pengusaha tersentak, "Oh ya, aku hampir lupa; hari ini istriku
juga berulang tahun. Kalau sampai aku lupa membelikan hadiah, ia
pasti marah."

Si pengusaha pun segera membeli seikat bunga dan meminta agar
diantar ke rumahnya. Ia juga memberi uang kepada si anak kecil,
agar si anak kecil itu dapat membeli bunga untuk ulang tahun mamanya.
Si anak sangat senang dan ia sangat berterima kasih pada pengusaha
tersebut.

Si pengusaha segera bergegas melanjutkan perjalanannya ke kantor.
Saat mengendarai mobil, ia melewati anak kecil tadi dan terheran
karena anak itu menuju ke pemakaman umum yang sering ia lewati
saat ia menuju kantornya. Ia pun menghentikan mobilnya dan mengikuti
anak kecil tersebut.

Ternyata anak itu menuju ke satu makam yang masih baru. Si pengusaha
bertanya, "Nak, ini makam siapa?" Si anak menjawab, "Ini makam mama
saya, Om. Hari ini mama berulang tahun, tetapi sayang, mama meninggal
dunia dua hari yang lalu. Saya datang ke makam ini untuk membawakan
mama bunga serta mengucapkan selamat ulang tahun." Dengan meneteskan
air mata si anak melanjutkan, "Saya tinggal bersama paman. Papa telah
pergi bersama wanita lain setahun yang lalu, pergi meninggalkan mama
dan saya. Mama tidak punya siapa pun selain saya. Tidak ada yang
mempedulikan mama dan tidak ada yang ingat hari ulang tahun mama."

Si pengusaha tersentak, ia teringat akan istrinya. Dengan segera ia
kembali ke toko bunga dan mengantar bunganya sendiri ke rumah.

Setibanya di rumah, ia berlari mendapatkan istrinya. Ia mencium dan
memeluk istrinya, serta berkata, "Sayang, selamat ulang tahun."
Sambil meneteskan air mata haru ia berkata lagi, "TUHAN terima
kasih, karena Engkau masih memberi kami waktu dalam suatu
keluarga utuh."

Banyak di antara kita yang terlalu sibuk dengan aktivitas rutin
yang membuat kita melupakan peristiwa penting yang harus dinikmati
bersama dengan orang-orang yang kita kasihi: orang tua, suami,
istri, anak dan saudara-saudara kita.

Hari ini kita masih diberi kesempatan untuk hidup, dan semua itu
hanyalah merupakan KASIH KARUNIA TUHAN. Sebab itu jangan tunggu
sampai besok dan jangan menunda untuk menunjukkan kasih kita
kepada mereka, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi
pada esok hari.
read more “Bunga Untuk Mama”
Holianto
Sobat, malam tgl 31 desember 2008 ada sebuah Pujian yang
di nyanyikan di Gereja.

Bagus banget artinya, Biarlah lagu ini menginspirasi
kita semua agar tetep berjalan bersama Tuhan
di tahun 2009 ini dst ...

Happy New Year all My Friend ....


I'm only human, I'm just a woman.
Help me believe in what I could be
And all that I am.
Show me the stairway, I have to climb.
Lord for my sake, teach me to take
One day at a time.

Chorus:
One day at a time sweet Jesus
That's all I'm asking from you.
Just give me the strength
To do everyday what I have to do.
Yesterday's gone sweet Jesus
And tomorrow may never be mine.
Lord help me today, show me the way
One day at a time.

Do you remember, when you walked among men?
Well Jesus you know if you're looking below
It's worse now, than then.
Cheating and stealing, violence and crime
So for my sake, teach me to take
One day at a time.

(Chorus)
read more “ONE DAY AT A TIME, SWEET JESUS”
Holianto
Brother N Sister,

Tak terasa tahun 2008 kurang 1 hari lagi. Ada begitu banyak hal
yang telah kita lalui di tahun 2008.

Ada begitu banyak kejadian baik itu suka maupun duka kita alami
di tahun 2008.

1 Hal yang perlu kita ingat.. Tak sedetikpun Tuhan meninggalkan
kita. Semua kita alami dan jalani bersama sama Tuhan Yesus.

Ada begitu banyak kabar yang menggemparkan yang telah kita dengar
bahwa Tahun 2009 tidak lebih baik dari tahun 2008.

Yang perlu kita lakukan adalah PERCAYA saja. Kalau tahun 2008
kita disertai Tuhan, ditahun 2009 pun Tuhan pasti menyertai kita.

Selamat Tahun Baru 2009.

God Bless US,
Holianto N Family
read more “Tahun Baru 2009”
Holianto
Dari lubuk hati yang terdalam saya mau ucapin :

Wishing you PEACE,
Wishing you LOVE,
Wishing you BLESSINGS,
From GOD above...

Selamat Hari Natal ....


Salam Kasih
Holianto N Family
read more “Wishing You & Your Families Merry Christmas”
Holianto
Pemasangan pohon cemara, baik asli maupun yang terbuat dari plastik,
di tengah kota atau di tempat-tempat umum pun menjadi pemandangan
biasa menjelang Natal. Salah satu yang terbesar adalah pohon yang
ada di Rockefeller Center di 5th Avenue New York AS.

Menurut sebuah legenda, ada seorang pendeta Inggris bernama
St. Boniface yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis.
Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang
yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah
pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib
St. Boniface merobohkan pohon oak tsb dengan pukulan tangannya.
Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang
roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

Sedangkan sejarah pohon natal yang banyak disepakati itu sendiri
dimulai dari Jerman. Konon Bangsa Jerman kuno memiliki kebiasaan
memasang batang pohon (lengkap dengan cabang-cabang dan daun-daunnya)
di tempat tinggal mereka untuk mengusir 'bad spirit', dan sebagai
simbol agar musim semi cepat tiba. Kebiasaan ini telah dimiliki pada
zaman dahulu bahkan sebelum kitab-kitab suci dibawa oleh para nabi.

Pada saat kristen menyebar di Jerman, gereja tidak menyukai kebiasaan
tersebut dan melarangnya. Sekitar abad ke-12, seorang pemilik bakery
memiliki ide untuk menaruh batang pohon tersebut dalam keadaan
terbalik dan hal ini disetujui oleh gereja katolik.

Setelah protestan muncul, Martin Luther King mempopulerkan dengan
posisi natural seperti pohon pada umumnya dan dihiasi dengan lilin
lilin untuk menunjukkan pada anak-anaknya bagaimana bintang-bintang
berkilauan di langit yang kelam. Ia begitu terkesan akan keindahan
suasana Natal dan bertaburannya bintang diatas pohon cemara disekitar
rumahnya, sehingga ia berusaha untuk mengalihkan suasana Natal ini ke
dlm rumahnya dgn cara mendekorasi pohon cemara tsb menjadi pohon Natal.
Dan seiring dengan waktu, pohon natal pun didekorasi dengan hiasan-
hiasan menarik seperti lampu-lampu, angel, bahkan cokelat dan apel.

Pertama kali pohon Natal tercantum secara tertulis di Elsas pada th
1520 sedangkan lukisan tertua yg menggambarkan pohon natal dihias
berasal dari th 1579. Baru di th 1850 pohon Natal itu merambat
menjadi tradisi di seluruh dunia.

Secara tradisional, pohon natal di Jerman dipasang dan dihias pada
tanggal 24 Desember saat malam natal, hingga setelah dua belas hari
yakni tanggal 6 Januari.

Pohon natal pertama di Inggris datang karena raja Georgian yang
berasal dari Jerman. Pada saat itu rakyat Inggris kurang bersimpati
pada monarki Jerman sehingga trend tersebut tidak merakyat di
kalangan mereka.

Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika,
mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk
dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan yang ada, orang Jerman di
Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama
kalinya pada tahun 1830-an. Tetapi ada juga pendapat yang menyatakan
bahwa kebiasaan memasang pohon natal pertama kali di Amerika
dipopulerkan oleh tentara Jerman Hessian.

Pada tahun 1846 ratu Victoria dan pangeran Jermannya, Albert
digambarkan oleh London News berdiri beserta kedua anak mereka
mengelilingi pohon natal. Karena ratu Victoria sangat populer di hati
rakyat, segeralah pohon natal menjadi trend di kalangan rakyat
Inggeris bahkan menyebar hingga ke pantai timur Amerika.
Pohon natal pertama di Amerika konon bermula di Pennsylvania yang
dipopulerkan oleh pendatang yang berasal dari Jerman.
Jenis-jenis pohon natal yang biasa digunakan di Eropa:
Silver Fir : Abies alba (the original species)
Nordman Fir : Abies nordmanniana
Noble Fir : Abies procera
Norway spruce Picea abies (the cheapest)
Serbian spruce : Picea omorika
Scots Pine: Pinus sylvestris

Jenis-jenis pohon natal yang biasa digunakan di Amerika :
Balsam Fir : Abies balsamea
Fraser Fir : Abies fraseri
Grand Fir : Abies grandis
Noble Fir : Abies procera
Red Fir : Abies magnifica
Douglas Fir :Pseudotsuga menziesii
Scots Pine: Pinus sylvestris
Stone Pine : Pinus pinea

Pohon Natal itu sendiri bukanlah suatu keharusan di gereja maupun di
rumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani kita
selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain
"evergreen". Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan
"hidup kekal",
sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya,
kecuali pohon cemara selalu hijau daunnya. Esensi filosofi itulah yang
diambil oleh Martin Luther saat melihat pohon cemara di tengah musim
salju.

Filosofi inilah yang diabaikan oleh beberapa aliran kristen
fundamentalis yang melarang pohon natal di gereja mereka. Hal ini
disebabkan mereka selalu menggunakan dasar tertulis alkitabiah.
Bila tidak ada di Alkitab maka haram bagi mereka, termasuk ucapan
selamat idul fitri atau ucapan yang tidak kristiani lainnya.
Padahal tidak selamanya yang tidak tertulis di Alkitab itu haram.
Bukankah orang dinilai tidak dari penampilan luarnya, tapi dari
hatinya.

Hingga saat ini, perayaan Natal yang identik dengan pohon natal tak
bisa dilepaskan dalam perayaan untuk menyambut hari Kelahiran Tuhan
Yesus. Namun pohon natal hanya lah sebagai symbol, jangan sampai
hanya karena pohon natal saja kita tidak merenungi dan menghayati
arti dari natal itu sendiri. Dan janganlah pohon natal dijadikan
alat untuk saling beradu sombong karena ada anggapan bahwa gereja
yang menggunakan pohon natal yang bagus akan mendapat pujian dari
para jemaatnya.

Indonesia, mengikuti budaya ini akibat import dari Zaman penjajahan
Belanda dan warisan para missionary dari luar Indonesia yg menginjil
ke Indonesia.
Jadi, Pohon Natal itu hanyalah hiasan untuk menyemarakkan Natal.
read more “POHON NATAL”
7 %
Holianto
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi
dengan Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat
seperti apakah Neraka dan Surga itu".

Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan
kemudian membiarkannya melihat ke dalam. Di tengah ruangan terdapat
sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat
semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia
tersebut mengalir air liurnya.

Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat
kelaparan. Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang
terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk
mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.

Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai
mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.
Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang
dilihatnya dalam ruangan itu. Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat
NERAKA" Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja
beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan
di pintu pertama.

Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat
dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang
terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat
lebih bergembira ?" Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana,
yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik" "Perhatikan bahwa orang
orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya
dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-
orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri"
Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward cerita ini.

Bila anda termasuk sisa 7% yang akan memforwardnya, lakukanlah dengan
memberi judul 7% pada titlenya. Saya termasuk yang 7% tadi, ingatlah
saya akan selalu ada untuk berbagi sendok dengan anda!
read more “7 %”
Holianto
Belajar Rendah Hati dari Nelayan
By : Handoko

Pada suatu sore yang cerah, seorang cendekiawan ingin menikmati
pemandangan laut dengan menyewa sebuah perahu nelayan dari tepi
pantai. Setelah harga sewa per jam disepakati, keduanya melaut
tidak jauh dari bibir pantai. Melihat nelayan terus bekerja keras
mendayung perahu tanpa banyak bicara, sang cendekiawan
bertanya: "Apa bapak pernah belajar ilmu fisika tentang energi
angin dan matahari?"
"Tidak" jawab nelayan itu singkat.

Cendekiawan melanjutkan " Ah, jika demikian bapak telah
kehilangan seperempat peluang kehidupan Bapak"
Nelayan cuma mengangguk-angguk membisu.
"APa bapak pernah belajar sejarah filsafat?" tanya cendikiawan.
"Belum pernah" jawab nelayan itu singkat sambil menggeleng-gelengkan
kepalanya.
Cendekiawan melanjutkan " Ah, jika demikian bapak telah kehilangan
seperempat lagi peluang kehidupan Bapak". Si Nelayan kembali cuma
mengangguk-angguk membisu.
"APa bapak pernah belajar dan bisa berkomunikasi dengan bahasa asing?"
tanya cendikiawan.
"Tidak bisa" jawab nelayan itu singkat.
"Aduh, jika demikian bapak total telah kehilangan tigaperempat
peluang kehidupan Bapak"

Tiba-tiba... ..
Angin kencang bertiup keras dari tengah laut. Perahu yang mereka
tumpangi pun oleng hampir terguling. Dengan tenang Nelayan bertanya
kepada cendekiawan
" Apa bapak pernah belajar berenang?"
Dengan suara gemetar dan muka pucat ketakutan, orang itu menjawab
"Tidak pernah"
Nelayanpun memberi komentar dengan percaya diri "Ah, jika demikian,
bapak telah kehilangan semua peluang hidup bapak".

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah di atas:
list of 3 items
• Jangan meninggikan diri lebih hebat dari orang lain
• Jangan sombong, sebab akan direndahkan Tuhan
• Kita semua memiliki keterbatasan dan memerlukan orang lain.
list end
read more “Belajar Rendah Hati dari Nelayan”
Holianto
Sobat ...

Apakah saat ini anda mengalami jalan buntu ?
seolah-olah pertolongan Tuhan terlambat ?

Mari simak kisah dibawah.

Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam
sebuah supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa
yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang.
Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu
tidak bekerja. Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan.

John Longhouse, si pemilik supermarket, mengusir dia keluar.
Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terus
menceritakan tentang keluarganya. 'Tolonglah, Pak, Saya janji akan
segera membayar setelah aku punya uang.

John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut.
"Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi",
alasannya. Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain,
yang dari awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya
dan berkata : "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini."
Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu, Pak.
Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu
membawa daftar belanja ?"

"Ya, Pak. Ini", katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.
"Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan
memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan
tersebut." kata si pemilik toko.
Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan
kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu
dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.


Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak
cepat ke bawah. Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu
tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat."

Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi
mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh
pelanggan baik hati tadi.

Si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang
lain. Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus
mengambil barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus
menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.

Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa.
Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan
kertas daftar belanja si ibu kumal tadi.
Dan ia-pun terbelalak. Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa
pendek : "Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan.
Hamba menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu."

Si Pemilik Toko terdiam. Si Ibu, Louise, berterima kasih kepadanya,
dan meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya. Si pelanggan baik
hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya.
Si Pemilik Toko kemudian mengecek dan menemukan bahwa timbangan yang
dipakai tersebut ternyata tidak rusak.
Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.
read more “Bobot Sebuah Doa”
Holianto
Sobat .. lama saya tidak posting :)

ini ada artikel bagus yang saya terima dari email saya.
selamat membaca....

Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi
tubuhnya. Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah
kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua
minggu?

Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek
api saja!

Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.
Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia
mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api.
Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai
ragu akan kemampuannya sendiri.

Ia mulai berpikir, "Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya
segini." Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek
api. Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin,
"Nah benar kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!"

Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih
terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak
korek api. Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat.
Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi
oleh lingkungannya.

Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak korek api. Misalnya
anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan memadai. Dia
tipe orang yang selalu takut tersaingi bawahannya, sehingga dia
sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika anda mencoba
melompat tinggi, dia tidak pernah memuji, bahkan justru tersinggung.
Dia adalah contoh kotak korek api yang bisa mengkerdilkan anda.

Teman kerja juga bisa jadi kotak korek api. Coba ingat, ketika dia
bicara begini, "Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu, kamu nggak
bakalan dipromosikan, kok." Ingat! Mereka adalah kotak korek api.
Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.

Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna,
tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya.
Bila semua itu menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi
dan kemampuan anda yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas
sehari-hari.

Bila potensi anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus take
action untuk menembus kotak korek api itu. Lihatlah Ucok Baba, dengan
tinggi tubuh yang di bawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di
televisi. Andapun pasti kenal Helen Keller. Dengan mata yang buta,
tuli dan "gagu" dia mampu lulus dari Harvard University . Bill Gates
tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi "raja"
komputer. Andre Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu
menjadi motivator nomor satu di Indonesia .

Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden Afrika Selatan
setelah usianya lewat 65 tahun.
Kolonel Sanders sukses membangun jaringan restoran fast food ketika
usianya sudah lebih dari 62 tahun.

Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada
hakekatnya anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen
Keller, Andre Wongso,Bill Gates dan Nelson Mandela adalah
orang yang mampu menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah
contoh sosok orang yang merdeka, sehingga mampu menembus berbagai
keterbatasan.

BREAK YOUR BORDER . . . . TOUCH THE SKY . . . . ! Semoga dapat memacu
kita untuk berkarya dimanapun ..
read more “Menembus Keterbatasan”
Holianto
Sobat,
Pernahkan saudara menjumpai orang-orang yang selalu mencari-cari
alasan kalau mereka tidak melakukan tugas yang diberikan ?
Wow.. kalau di lingkungan pekerjaan orang-orang demikian adalah
salah satu type orang yang sulit di atur. Dan type orang demikian
sangat menjengkelkan.

Lalu apakah type yang saya sebutkan diatas tidak ada dalam
lingkungan di pelayanan Gereja ?

Survey membuktikan.. ternyata di lingkungan pelayananpun tidak
sedikit kita menjumpai orang-orang yang melayani pekerjaan Tuhan
tidak dengan sungguh-sungguh. Mereka berprilaku tidak berbeda
jauh dengan dunia sekuler.

Sobat ...
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu
seperti untuk tuhan dan bukan untuk manusia.
(Kolose 3:23)

God Bless
Holianto
read more “Mencari Cari Alasan”
Holianto
Sobat ...

Apa yang di maksud dengan "Berkat pada waktu tidur" seperti yang
tertulis di Mazmur 127:2 ??
Banyak orang yang salah mengerti mengenai ayat ini.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh
malam,dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia
memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Apakah dengan tanpa bekerja Tuhan bisa memberkati kita ?
Apakah dengan bermalas-malasan Tuhan bisa memberkati kita ?

Kata "Tidur" di sini artinya "Berserah".

Orang yang lagi tidur itu keliatan tidak bisa berbuat apa-apa.

Banyak orang yang kerja mati-matian. Mereka tidak mengandalkan
Tuhan tetapi mereka mengharapkan Berkat yang banyak dan mereka
tidak mendapatkanya.

Tetapi... ketika kita bekerja dan berserah pada Tuhan maka
Berkat-berkat NYA pasti diberikan. Amin .

God Bless
read more “Berkat Pada Waktu Tidur”
Holianto
Sobat,
Hidup ini bisa diibaratnya seperti seorang pelari.
Pelari yang dimaksud adalah pelari maraton dan bukan pelari sprint.

seorang pelari sprint akan mengerahkan semua tenaganya untuk mencapai
garis finish tetapi berbeda dengan seorang pelari maraton.

Pelari maraton akan menempuh lari jarak jauh. Pelari tsb harus bisa
mengatur supaya dia tidak berhenti di tengah jalan.

Saya percaya seorang pelari maraton yang profesional maka dia akan
berlari hingga mencapai garis finish.

Demikian juga kita sebagai anak Tuhan. Kita ibaratnya sedang
mengikuti lomba lari maraton.

Mungkin ditengah kita "berlari" ada begitu banyak masalah, ada
begitu banyak rintangan.

Percaya kita sebagai anak Tuhan terus bertahan, berlari hingga
mencapai garis akhir.

Jangan menyerah di tengah jalan !

1 Korintus 9 : 24 - 26

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua
peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang
mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu
memperolehnya!

Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan,
menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk
memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh
suatu mahkota yang abadi.

Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang
sembarangan saja memukul.

Tuhan Memberkati
Holianto
read more “Never Give Up”
Holianto
Sobat,
Tahukah saudara akibat dari Cinta uang ?
Saya menjumpai 2 orang sahabat karib, dulunya hubungan mereka sangat
baik tetapi akibat salah satu diantara mereka cinta uang maka hubungan
karib tsb akhirnya berubah jadi permusuhan.

Menurut saudara yang salah uangnya ? apa manusianya ?
So.. menurut saya yang salah adalah manusianya sendiri. Manusia
yang cinta akan uang sehinggga mereka akan menempuh segala macam
cara demi mendapatkan harta yang banyak. Bahkan seorang anak Tuhanpun
bisa jatuh dalam hal ini.

Baiklah kita sebagai anak Tuhan bisa bijak dalam hal ini.

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu
uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa
dirinya dengan berbagai-bagai duka.
(1 Timotius 6:10)

God Bless
Holianto
read more “Cinta Uang”
Holianto
Sobat ... artikel ini bagus buat kita renungkan dan lakukan bersama.

Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut
diproduksi di pabrik yang sama.

Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng
kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk
pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal.
Kaleng coca cola pertama di turunkan disini.

Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya
dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar.
Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di
dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah.
Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak
ditempatkan di rak atau di dalam kulkas.
Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan.
Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan
gelas kristal berisi batu es.

Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng
coca cola itu,menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan
menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 30.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda
padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang
sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama ?

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda. Lingkungan berbicar
tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik
dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda
berada dilingkungan yang mengkerdil kan diri Anda, maka Anda akan
menjadi kerdil.

Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan
yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA..
read more “Coca Cola”
Holianto
Sobat,

Ada empat tipe seorang teman / sahabat di dunia ini.
mau tau ??

1. Orang yang senang bila melihat orang lain susah.
Jadi bila ada teman dia yang susah atau sedang mengalami masalah
maka orang ini akan dengan tersenyum dan bergembira. Tipe orang
seperti ini selalu menanti-nantikan orang lain kesusahan.

2. Orang yang susah bila melihat orang lain senang/bahagia.
Jadi bila ada teman dia yang sedang bahagia maka orang ini akan
bersusah hati/sedih. Bila ada teman yang dulunya naik sepeda ontel
dan saat ini orang tsb pakai sepeda motor maka orang tsb akan selalu
curiga dan berkata jangan-jangan dia bisa beli sepeda motor karena
uang hasil korupsi.

3. Orang yang masuk dalam 2 kategori diatas.
Type orang ini adalah orang yang cuek. tidak peduli dengan sekitar
nya. teman dia mau susah atau mau bahagia dia tetap cuek. Bukan
urusan saya jawabnya.

4. Orang Yang bersuka cita dengan orang yang bersuka cita dan menangis
dengan orang yang menangis.
ini baru sahabat sejati. Dan Tipe inilah yang di tulis dalam
Roma 12:15.

Yang jadi pertanyaan saudara dan saya sekarang masuk kategori yang
mana ??

God Bless U
Holianto
read more “4 Tipe Seorang Sahabat”
Holianto
Sobat .. seorang rekan mengirimkan email artikel ini pada saya.
dan saya rindu sobat semua juga diberkati dengan artikel ini.

Tuhan sedang mengejar sesuatu di dalam diri setiap kita, dan sebelum
Dia mendapatkannya, hidup kita terkadang bisa cukup mengalami "badai".
Sekarang jangan salah paham, Tuhan bukanlah Seseorang yang sok kuasa
di Sorga, yang melempar kilat-kilat ke arah kita, menganiaya kita
sehingga kita berlari dengan langkah tak beraturan. Jauh dari itu!
Terkadang kita mengartikan keterlibatan Tuhan dalam hidup kita sebagai
sesuatu yang negatif dan tidak adil, tapi yang harus kita pahami
adalah, Tuhan selalu berada dalam proses memperhalus dan menyucikan
kita sebagai anak-anakNya, membuat kita semakin serupa dengan
gambarNya.

"Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah
putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar
orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya
sebagai anak." (Ibrani 12:5b-6)

Terkadang kita merasa seolah-olah Tuhan sedang memegang kita dalam
posisi tercekik, dan Dia menghentak-hentakkan kakiNya, menunggu kita
berteriak "Stooooppp..." Tapi itu juga tidak benar. Seringkali Tuhan
berduka melihat kita mengambil jalan-jalan yang bodoh dan keras
kepala. Dia mengijinkan kita membuat pilihan-pilihan, lalu mengamati
kita dengan pandangan penuh belas kasih dan hati yang hancur.
Dia menunggu kita untuk menyadari bahwa kita tidak berdaya dan tidak
bisa berbuat apa-apa tanpa Dia.

Saya pernah mendengar seseorang berkata, "Setiap kita, secara
alamiah, adalah seperti kuda yang liar, dan sampai kita benar-benar
mengalami keadaan hancur, kita tidak dapat sepenuhnya dipakai
oleh Tuhan".

Kuda yang liar tidak dapat dikendalikan dan membahayakan nyawa
penunggangnya. Tapi jika kuda liar itu sudah jinak, dan sampai kepada
keadaan dengan rendah hati mau tunduk, pemandangan yang indah akan
mulai terlihat. Perlahan tapi pasti, kuda itu menjadi semakin
responsif kepada suara dan pimpinan tuannya, metamorfosis dari
karakternya pun terjadi, dia menjadi lebih sensitif sehingga tuannya
bahkan bisa membimbing dia dengan tali kekang yang terbuat dari benang
sutra. Kuda itu menjadi peka akan keinginan tuannya, sehingga tuannya
hanya perlu gerakan memutar pergelangan tangan, atau menarik lembut
tali kekang, dan dia akan mengikuti dengan patuh.

Saat kita mulai melihat hikmat dan mendapatkan pengertian dari jalan
jalan Tuhan dalam hidup kita, mungkin itu butuh waktu selama satu masa,
atau terkadang seumur hidup, sebelum akhirnya kita sepenuhnya mengerti
fakta bahwa Tuhan akan menggunakan apapun juga untuk membawa kita
kepada doa penyerahan itu, tempat di mana kita akan berkata, "Bukan
kehendakku, tapi kehendakMu jadilah..."

Saya belajar dengan cara yang keras, melalui perang antar kehendak
dalam hidup saya, yang adalah peperangan terberat bagi saya. Secara
alamiah, kita begitu ingin memegang kendali, sementara Tuhan mungkin
sedang berkata, "Aku tidak mau angin kencang itu meniupkan badai ke
dalam hidupmu hanya untuk membuatmu melonggarkan genggamanmu atas
keadaan itu. Aku ingin membawa kedamaian dan menenangkan setiap badai
yang telah mengamuk dalam dirimu. Ijinkan Aku mengatakan 'tenanglah'
kepada setiap angin badai dan gelombang kesengsaraan yang menghantam
jiwamu. Datanglah kepadaKu dan lepaskanlah genggaman kencang atas
kehidupanmu sehingga Aku bisa memimpinmu ke padang rumput yang hijau
dan kedamaian dimana air mengalir, dimana ada ketenangan dan istirahat
setelah badai berlalu."

Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu
menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya:
"Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
(Mat 8:26b-27).
read more “Badai Sebelum Ketenangan”