Holianto
Bola basket dalam tanganku berharga $19.
Bola basket dalam tangan Michael Jordan berharga $33 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.





Baseball dalam tanganku berharga $6.
Baseball dalam tangan Mark McGuire berharga $19 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.






Raket tenis tak ada gunanya dalam tanganku.
Raket tenis dalam tangan Venus Wlliams menghasilkan
kemenangan dalam kejuaraan dunia.
Tergantung ada dalam tangan siapa.



Tongkat dalam tanganku menghalau binatang buas.
Tongkat dalam tangan Musa membelah lautan luas.
Tergantung ada dalam tangan siapa.




Ketapel dalam tanganku merupakan mainan anak-anak.
Ketapel dalam tangan Daud merupakan senjata dahsyat.
Tergantung ada dalam tangan siapa.




Lima roti dan dua ikan dalam tanganku menjadi
beberapa potong roti isi. Lima roti dan dua ikan
dalam tangan Yesus memberi makan ribuan
orang. Tergantung ada dalam tangan siapa.



Paku-paku dalam tanganku menghasilkan sangkar burung.
Paku-paku dalam tangan Yesus Kristus menghasilkan
keselamatan bagi segenap umat manusia.
Tergantung ada dalam tangan siapa.



Kau lihat sekarang, segala sesuatu tergantung ada dalam
tangan siapa. Jadi serahkan segala masalahmu,
kekhawatiranmu, ketakutanmu, harapan-harapanmu,
impian-impianmu, keluargamu, kawan serta sahabat-
sahabatmu dalam tangan Tuhan Yesus Kristus sebab...
segala sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.
read more “Tergantung Ada Dalam Tangan Siapa”
Holianto
If GOD Always Forgives you,

Will you forgive the others.?

Sobat Give Thanks ... apakah anda pernah disakiti oleh orang
lain ? atau bahkan oleh orang yang terdekat sekalipun ?
Bila jawabmu "YA", Mari simak kisah berikut...

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata
tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak,,
Georgia,Amerika.

Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik,sayangnya
dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang
suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam
keadaan mabuk,lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar,
New York.Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis
menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru.
Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk
beberapa saat dia menikmati hidupnya.

Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya. Bulan berlalu.
Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang.
Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis
cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya
pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya
ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.
Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya.

Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia
memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan
betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan
anak-anaknya. Dia berharap dia masih boleh kembali.

Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh
karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, "Sayang, engkau
tidak perlu menunggu aku. Namun jika engkau masih ada perasaan
padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu,
ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon
beringin yang berada di pusat kota.

Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning,tidak
apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis,
dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah
lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku.

" Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak
menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah
isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya,
apakah dia mau mengampuninya?

Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung
halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar
ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, pas
lewat White Oak, jalan pelan-pelan. ..kita mesti lihat apa yang
akan terjadi..."

Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak.
Dia tidak berani mengangkat kepalanya.

Keringat dingin mengucur deras. Akhirnya dia melihat pohon itu.
Air mata menetes di matanya... Dia tidak melihat sehelai pita
kuning... Tidak ada sehelai pita kuning.... Tidak ada sehelai....
Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning....bergantungan
di pohon beringin itu

...Ooh... seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning...!!! !!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di
Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan
kisah ini.

Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu,
"Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika album
ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada
bulan April 1973.

Sebuah lagu yang manis, namun mungkin masih jauh lebih manis jika
kita bisa melakukan apa yang ditorehkan lagu tersebut,...

Sobat Give Thanks ....

Apakah anda juga bisa memaafkan bagi orang2 yang telah berbuat
salah kepada anda?.... isteri si pemabuk itu telah memberikan
begitu besar kesetiaannya dan mau memaafkan suaminya.

If GOD Always Forgives you,

Will you forgive the others ?.... think wisely..
read more “Pengampunan”
Holianto
Sobat Give thanks, ini ada info kesehatan buat kita semua.

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu
"Mengapa harus minum air putih yang banyak ?"

Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena
sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik
tersebut bisa dijelaskan sbb: sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air
di atas 80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80%
adalah : Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau
8 gelas sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok..

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar
dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter
sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.
Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana
jadinya...), melainkan dari sumber terdekat : Darah.

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang
lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang
kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya
saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu
saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

tadi kita sudah bicara tentang otak ' kan ...?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak
terhambat..

Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang
paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,Lambatnya aliran
darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau
tidak berfungsi sebagaimana mestinya


Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya
tambah berat bila darah mengental...maka serangan stroke bisa
lebih lekas datang.

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum
sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit
ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!

GBU
read more “KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???”
Holianto
Sobat Give thanks,

Saya mendengar sebuah kotbah yang bagus memotivasi kita dalam
menghadapi tahun 2009.

Kadang kala kita sebagai anak Tuhan selalu melihat kenyataan
yang ada di depan mata.

contoh : kenyataan bisnis kita lagi sepi, kenyataanya ekonomi
tidak membaik, kenyataannya kita sedang mengalami sakit. dan
masih banyak kenyataan-kenyataan lain di depan mata kita.

Sobat Give thanks, kadang kala kita lupa bahwa diatas kenyataan
masih ada yang namanya keajaiban. Dan keajaiban ini datangnya
dari Tuhan Yesus.

Sejelek apapun kenyataan-kenyataan yang Tuhan ijinkan kita alami,
percayalah masih ada yang namanya "KEAJAIBAN".

Tuhan sanggup merubah kenyataan yang kurang baik menjadi sebuah
keajaiban.

Sehingga kita semua melihat dan berkata bahwa YESUS emang
LUAAAAAR BIASA.

Amin
God Bleas U ALL
read more “Diatas Kenyataan Ada Keajaiban”
Holianto
HARI TERAKHIR
Ya Tuhan , ajarlah kami menghitung hari2 kami sedemikian, hingga
kami beroleh hati yang bijaksana (Mzm 90:12) - Prophet Moses

Renungan yang diambil dari buku THE POWER of HOPE – Paulus Winarto
Saya teringat kisah saat saya berbincang-bincang dengan salah
seorang pengusaha kaya raya di negeri ini. Ketika perbincangan
sudah sampai ke tahap “ dari hati ke hati”, saya beranikan diri
untuk bertanya hal yang lebih pribadi. “ Pak , mohon maaf , kalau
saya boleh tahu adakah hal yang masih ingin Bapak wujudkan dalam
hidup ini ?”

Sambil tersenyum ia berkata , “ Beberapa tahun ke depan saya akan
mulai menyerahkan sebagian kepemimpinan perusahaan kepada anak anak
saya dan para professional. Setelah itu, saya akan pensiun, menikmati
hidup, dan lebih aktif dalam kegiatan social. Selain itu , saya
kepengen bisa travelling kekota kota kecil. Kan orang dikota kecil
lebih ramah, lebih baik, dan jauh dari stress”

Ketika perbincangan semakin dalam, saya beranikan juga diri saya
untuk bertanya tentang apakah ada penyesalan dalam hidupnya.
Sejenak ia terdiam lalu dengan mata berkaca-kaca ia berujar,
“ Ada satu hal yang sangat saya sesali sampai hari ini, yaitu saya
belum sempat membawa ibu saya jalan-jalan kenegeri China . Itu
adalah impian ibu saya dan sebagai anak yang telah mapan secara
ekonomi saya pengen sekali bisa membahagiakan ibu dengan mewujudkan
impiannya itu.

Tahun demi tahun berlalu dan sesungguhnya saya punya dana serta
kesempatan untuk melakukan itu. Hanya saja, waktu itu saya
menyepelekan rencana ini. Saya pikir , nanti saja kalau kerjaan saya
sudah beres. Ternyata saya terlalu asyik bekerja sehingga ibu saya
keburu dipanggil pulang Yang Mahakuasa ”

Dari kisah sederhana ini, kita juga boleh belajar satu hal penting.
Memang benar, tip untuk menjadi lebih berbahagia adalah dengan
menganggap hari ini adalah hari terakhir hidup kita didunia.

Namun, disisi lain , saya kira juga benar bahwa dengan menganggap
hari ini sebagai hari terakhir, kita punya kesempatan untuk
menunjukkan kasih kita kepada orang-orang yang dekat dihati kita.

Saya ingat seorang wanita karier yang kabarnya hingga hari ini masih
mengalami stress berat lantaran selalu menolak permintaan anaknya
untuk dimandikan. Ceritanya , selama beberapa waktu, setiap pagi
sebelum sang ibu berangkat ke kantor, anaknya yang masih kecil itu
meminta sang ibu untuk memandikannya. Setiap kali permintaan itu
dilontarkan, selalu terdengar jawaban yang sama, “Mama kan sibuk,
Mama harus kerja keras untuk cari uang agar kamu bisa dapat makanan
rumah, mainan, sekolah, dan segalanya yang terbaik. Mama kan sudah
sewa dua pembantu khusus untuk mengurus kamu. Jadi ngapain Mama
harus mandiin kamu ?”

Meskipun “lagu” yang didendangkan sang ibu selalu sama, sang anak
tetap tidak berubah pendirian. Ia tetap minta dimandikan. Ini
terjadi selama berhari-hari dan sang ibu tetap tidak juga mau
memandikannya.

Suatu hari anak ini terkena demam berdarah dan beberapa waktu
kemudian meninggal. Kali ini, dengan berlinang air mata ,sang ibu
memandikan – bukan lagi anaknya – melainkan jenazah anaknya.
Oh , betapa menyedihkan ! Benar kata orang bijak bahwa hal-hal
kecil lah yang kerap membuat penyesalan terbesar di hati kita.

Beberapa jam lalu – sebelum saya menulis artikel ini – putri kami,
Priscilla , tampak gelisah. Ini biasa ia alami menjelang jam tidur.
Ia bolak balik dikasur. Ketika saya beranjak keluar dari kamarnya,
ia menangis. Rupanya ia meminta saya me-nina bobo- kannya. Saya dan
istri kemudian memainkan peranan itu. Kami sama-sama mem-pok-pok
( menepuk-nepuk secara lembut punggungnya) dan ia pun tertidur lelap.
Sungguh sukacita besar bagi kami, orangtua , melihat anak kami bisa
tidur nyenyak. Memandang dadanya yang naik turun saat bernapas
membuat kami terkadang sangat terharu sekaligus sukacita.

Benar kata seorang sahabat yang kebetulan seorang pastor,
“Tujuan pernikahan adalah kebahagian dan Tuhan menyempurnakan itu
dengan kehadiran anak “

Terimakasih, Tuhan Terus terang mata saya berkaca-kaca ketika
menulis artikel ini. Namun, saya ingin sekali mengajak kita semua
merenungkan lebih jauh arti hari terakhir.

Tidak ada yang pernah tahu kapan kita akan dipanggil. Tidak ada juga
yang tahu kapan orang-orang yang kita kasihi akan dipanggil.

Seorang sahabat yang juga pengusaha pernah berkomentar,” Setiap hari
kita diberi kesempatan untuk mengasihi dan juga dikasihi.
Itu satu paket ! Pada saat kita mengasihi, kita pun dikasihi.

Terkadang karena rutinitas dan kesibukan sendiri , kita jadi lupa
sehingga menganggap semuanya biasa biasa saja.” Memang , kadang
kita baru betul-betul merasa kehilangan ketika semuanya itu telah
pergi untuk selamanya.

Saya sendiri terkadang masih merasa menyesal karena sering menolak
menolong nenek saya. Sebagai anak yang dibesarkan oleh kakek dan
nenek, saya terkadang suka nakal dan manja. Ketika duduk dibangku
sekolah dasar , nenek yang saya kasih agak sulit berjalan.
Terkadang ia meminta bantuan saya untuk menggandengnya saat berjalan.
Namun , harus jujur saya akui, terkadang saya menghindar ketika ia
meminta uluran tangan saya. Penyesalan itu masih ada hingga detik
ini, namun saya juga sadar bahwa saya tidak bisa kembali ke masa
lalu. Nenek pun sudah berpulang saat saya duduk dibangku SMP.

Seorang bijak pernah berkata,” Salah satu cara terbaik menunjukkan
kasih kita kepada mereka yang telah tiada adalah dengan mengasihi
orang2 yang masih hidup, khususnya orang-orang yang dekat dihati
kita.” Sebuah nasihat yang amat berharga !

Jadi, selagi masih ada kesempatan, lakukanlah yang terbaik dan
jadilah diri kita yang terbaik karena kita tidak pernah tahu kapan
hari itu akan tiba.

Kasihilah orang-orang yang paling dekat dihati kita seolah-olah
hari ini adalah hari terakhir, entah bagi kita atau bagi mereka.
Toh, tidak ada salahnya menganggap ini adalah hari terakhir jika
kita bisa memperoleh banyak manfaat positif darinya.

Sepuluh aturan menuju hidup yang lebih berbahagia :
1. Berbagi
2. Melakukan kebaikan
3. Selalu mengucap syukur
4. Bekerja penuh semangat
5. Mengunjungi orangtua dan belajar dari pengalaman mereka
6. Memandang lekat lekat wajah seorang bayi dan mengaguminya
7. Sering tertawa – tawa adalah minyak pelumas hidup
8. Berdoa untuk mengetahui jalan Tuhan
9. Membuat rencana seperti Anda akan hidup selamanya –
dan itu pasti
10. Hidup seakan akan hari ini adalah hari terakhir hidup Anda
dimuka bumi
read more “If Tomorrow Never Come”
Holianto
Jika Anda mulai bersungut-sungut, ingat lagi berapa banyak
pertolongan Tuhan yang pernah Anda alami di masa lalu.

Yang mustahil telah dibuat menjadi mungkin. Tidakkah Anda
yakin bahwa Tuhan akan menolong Anda sekali lagi???

Setiap kali Tuhan menolong kita, tidak pernah DIa berkata:
“Ini kali yang terakhir!”
read more “Ini Bukan Yang Terakhir”
Holianto
Sobat....
Pernahkan saudara mendengar istilah "Nggelinding" ?
atau istilah yang lebih sering disebut "Mengalir".

"nggelinding" ae sering di sebut oleh Bapak EV Yusak Tjipto.

Kadang kala kita menghadapi persoalan dengan kekuatan manusia.
kita berusaha mencari jalan keluar atas permasalahan yang ada
tanpa mengikut sertakan Tuhan.

Dan hasilnya sudah pasti KECEWA.

Mari kita belajar "mengalir" seperti aliran air.

Nggelinding bukan mengajari kita tidak berusaha. Kita boleh
berusaha. Tetapi yang terutama kita mengandalkan Tuhan. Biarlah
kita bekerja, selebihnya serahkan dalam tangan Tuhan.

Kerjakan bagianmu, selebihnya biarlah menjadi bagian Tuhan.

God Bless
read more “NGGELINDING AE”
Holianto
Bagian pertama
Semut tidak pernah menyerah
Jika mereka sedang menuju ke suatu tempat dan kamu mencoba
menghentikannya, mereka akan mencari jalan lain.
Mereka akan memanjat keatas, mencari celah lewat bawah atau
memutar mengitarinya. Mereka akan selalu mencari jalan yang lain.

PELAJARANNYA : Jangan pernah menyerah mencari jalan untuk
mencapai tujuanmu

Bagian kedua
Semut selalu memikirkan musim dingin disaat (selama) musim panas.
Kamu tidak akan sebegitu lugu-nya menganggap musim panas akan
terjadi selamanya. Begitu juga semut yang selalu mengumpulkan
makanannya selama musim panas untuk persediaan di musim dingin.
Kamu harus memikirkan kerasnya batu karang saat kamu menikmati
cerahnya matahari dan indahnya pasir dipantai.

PELAJARANNYA : Sangat penting untuk menjadi realistic dan selalu
berpikir kedepan.

Bagian ketiga
Selama musim dingin, Semut selalu memikirkan hangatnya musim panas
Selama musim dingin, semut selalu mengingatkan dirinya sendiri :
“Musim dingin ini tidak akan lama, segera pasti akan berakhir”
Hari pertama cuaca terasa hangat, semut keluar sarangnya
Jika kemudian mereka merasa masih dingin, mereka akan balik ke
sarangnya lagi. Tetapi mereka akan terus keluar pada setiap hari
pertama cuaca terasa hangat

PELAJARANNYA : Senantiasa bersikap positif setiap saat

Bagian keempat

Kerahkan semua kamampuanmu

Berapa banyak seekor semut selama musim panas dapat mengumpulkan
persediaan untuk keperluaan musim dingin ?

Sebanyak yang mereka mampu

PELAJARANNYA : Lakukan semua yang kamu bisa dan terus tingkatkan !


Kesimpulannya

4 buah pelajaran
1. Jangan menyerah
2 Berpikirlah kedepan
3. Bersikap positif
4. Kerjakan semua yang kamu bisa

Jangan terbelenggu oleh masa lalu, keluarlah dan lakukan sesuatu
yang menyenangkan.
read more “FILOSOFI SEMUT”
Holianto
Semua ada waktunya.... . ; Semua indah pada waktunya.....

TUHAN tak akan terlambat... .. ; Juga tak akan lebih cepat......


Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya
sia-sia...Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa
pedih...Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu
serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk
menelepon. Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu
hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa
tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap
syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk
digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
read more “TUHAN TAHU”
Holianto
Ada 2 benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi
seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering
menyombong kepada sahabatnya : "Lihat ini aku, kuat dan
keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak". Air
hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus
suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana.
Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan
selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang"

Besi dan airpun mulai berlomba :

Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui
penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi
mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke
batu-batuan itu. Tetapi karena kekerasannya batu-batuan
itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka
di sana sini karena melawan batu-batuan itu.
Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit
untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan
itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak
menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk
lewat tetapi tidak merusak lainnya.
Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai
celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan
kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang
kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu.
Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk
ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu
semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.
Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk
celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya
yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka
mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat
didasar gua.
Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu
lembah dan tiba di luar gua. Besi kesulitan mengatasi
rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya
ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan
mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan
terakhir ini !"
Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan
mengatasi rintangan ini, tetapi kemudian ia membiarkan
sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan
ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin
untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air
turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0

RENUNGAN SINGKAT :
Jadikanlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh
sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan
karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia
dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat hati seseorang
hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan
dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan
dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk
membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya,
ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima
oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan
dia.
Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui
celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan
sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi
masalahnya,padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk
merubah diri menjadi uap (Inilah Mujizat).
read more “KISAH BESI DAN AIR”
Holianto
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang
sulit.Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami.
Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan
pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga
yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya
membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar
pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak
mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya
yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan.
Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk
memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja
permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan
beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam
tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-
benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu
dengan Ellen membuatku semakin kesal!
Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan
kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk
sampai dirumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti
di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku
dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun
sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun,
tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi,
aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.

Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu,
buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen
menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah,
tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak
mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi
halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti
bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.

Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi
suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan
wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent
tidak pindah ke lain hati.

Jantungku serasa mau berhenti...

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk
Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita
dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa
yang Kau kehendaki agar aku ketahui.

Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat
dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai
5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan
hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan
untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya
selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen.
Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku
dengan Melly.

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku
dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku
kekuatan yang berasal daripadaMu.

Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan
apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah
menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen
sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya.
Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan
saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6.
Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan
yang harus kuambil.

14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi
Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku
harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan,
bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia
pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama.
Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin
membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi.
Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi
padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum
pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku
malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu
adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari
ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang
keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan,
bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah
Natal untuk Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan
meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya
di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.

Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen
sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.
Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun.
"Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun." (ts)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan,
bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya.
anakNya. sahabatNya. saudaraNya. sehingga Ia memberikan AnakNya
yang kekasih untuk mati di kayu salib bagi kita.

Yoh 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya
setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan
beroleh hidup yang kekal"
read more “Mencintai tanpa syarat”
Holianto
Sobat ...
artikel ini saya terima dari seorang rekan saya.
Sangat menyentuh ..

Pada suatu pagi, seorang pengusaha muda dengan tergesa-gesa
berangkat ke kantor. Karena tidak sempat sarapan, ia singgah ke
sebuah toko roti untuk membeli roti.

Saat memilih roti, ia melihat seorang anak kecil yang usianya kurang
lebih 10 tahun. Anak tersebut ingin membeli bunga, tetapi uangnya
tidak cukup untuk membeli bunga yang dipilihnya.

Melihat ekspresi sedih dari anak kecil itu, ia pun bertanya,
"Untuk siapa bunga itu nak?" Si anak kecil itu pun menjawab,
"Saya mau membelikan bunga itu untuk mama, karena hari ini mama
berulang tahun."

Si pengusaha tersentak, "Oh ya, aku hampir lupa; hari ini istriku
juga berulang tahun. Kalau sampai aku lupa membelikan hadiah, ia
pasti marah."

Si pengusaha pun segera membeli seikat bunga dan meminta agar
diantar ke rumahnya. Ia juga memberi uang kepada si anak kecil,
agar si anak kecil itu dapat membeli bunga untuk ulang tahun mamanya.
Si anak sangat senang dan ia sangat berterima kasih pada pengusaha
tersebut.

Si pengusaha segera bergegas melanjutkan perjalanannya ke kantor.
Saat mengendarai mobil, ia melewati anak kecil tadi dan terheran
karena anak itu menuju ke pemakaman umum yang sering ia lewati
saat ia menuju kantornya. Ia pun menghentikan mobilnya dan mengikuti
anak kecil tersebut.

Ternyata anak itu menuju ke satu makam yang masih baru. Si pengusaha
bertanya, "Nak, ini makam siapa?" Si anak menjawab, "Ini makam mama
saya, Om. Hari ini mama berulang tahun, tetapi sayang, mama meninggal
dunia dua hari yang lalu. Saya datang ke makam ini untuk membawakan
mama bunga serta mengucapkan selamat ulang tahun." Dengan meneteskan
air mata si anak melanjutkan, "Saya tinggal bersama paman. Papa telah
pergi bersama wanita lain setahun yang lalu, pergi meninggalkan mama
dan saya. Mama tidak punya siapa pun selain saya. Tidak ada yang
mempedulikan mama dan tidak ada yang ingat hari ulang tahun mama."

Si pengusaha tersentak, ia teringat akan istrinya. Dengan segera ia
kembali ke toko bunga dan mengantar bunganya sendiri ke rumah.

Setibanya di rumah, ia berlari mendapatkan istrinya. Ia mencium dan
memeluk istrinya, serta berkata, "Sayang, selamat ulang tahun."
Sambil meneteskan air mata haru ia berkata lagi, "TUHAN terima
kasih, karena Engkau masih memberi kami waktu dalam suatu
keluarga utuh."

Banyak di antara kita yang terlalu sibuk dengan aktivitas rutin
yang membuat kita melupakan peristiwa penting yang harus dinikmati
bersama dengan orang-orang yang kita kasihi: orang tua, suami,
istri, anak dan saudara-saudara kita.

Hari ini kita masih diberi kesempatan untuk hidup, dan semua itu
hanyalah merupakan KASIH KARUNIA TUHAN. Sebab itu jangan tunggu
sampai besok dan jangan menunda untuk menunjukkan kasih kita
kepada mereka, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi
pada esok hari.
read more “Bunga Untuk Mama”
Holianto
Sobat, malam tgl 31 desember 2008 ada sebuah Pujian yang
di nyanyikan di Gereja.

Bagus banget artinya, Biarlah lagu ini menginspirasi
kita semua agar tetep berjalan bersama Tuhan
di tahun 2009 ini dst ...

Happy New Year all My Friend ....


I'm only human, I'm just a woman.
Help me believe in what I could be
And all that I am.
Show me the stairway, I have to climb.
Lord for my sake, teach me to take
One day at a time.

Chorus:
One day at a time sweet Jesus
That's all I'm asking from you.
Just give me the strength
To do everyday what I have to do.
Yesterday's gone sweet Jesus
And tomorrow may never be mine.
Lord help me today, show me the way
One day at a time.

Do you remember, when you walked among men?
Well Jesus you know if you're looking below
It's worse now, than then.
Cheating and stealing, violence and crime
So for my sake, teach me to take
One day at a time.

(Chorus)
read more “ONE DAY AT A TIME, SWEET JESUS”
Holianto
Brother N Sister,

Tak terasa tahun 2008 kurang 1 hari lagi. Ada begitu banyak hal
yang telah kita lalui di tahun 2008.

Ada begitu banyak kejadian baik itu suka maupun duka kita alami
di tahun 2008.

1 Hal yang perlu kita ingat.. Tak sedetikpun Tuhan meninggalkan
kita. Semua kita alami dan jalani bersama sama Tuhan Yesus.

Ada begitu banyak kabar yang menggemparkan yang telah kita dengar
bahwa Tahun 2009 tidak lebih baik dari tahun 2008.

Yang perlu kita lakukan adalah PERCAYA saja. Kalau tahun 2008
kita disertai Tuhan, ditahun 2009 pun Tuhan pasti menyertai kita.

Selamat Tahun Baru 2009.

God Bless US,
Holianto N Family
read more “Tahun Baru 2009”
Holianto
Dari lubuk hati yang terdalam saya mau ucapin :

Wishing you PEACE,
Wishing you LOVE,
Wishing you BLESSINGS,
From GOD above...

Selamat Hari Natal ....


Salam Kasih
Holianto N Family
read more “Wishing You & Your Families Merry Christmas”
Holianto
Pemasangan pohon cemara, baik asli maupun yang terbuat dari plastik,
di tengah kota atau di tempat-tempat umum pun menjadi pemandangan
biasa menjelang Natal. Salah satu yang terbesar adalah pohon yang
ada di Rockefeller Center di 5th Avenue New York AS.

Menurut sebuah legenda, ada seorang pendeta Inggris bernama
St. Boniface yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis.
Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang
yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah
pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib
St. Boniface merobohkan pohon oak tsb dengan pukulan tangannya.
Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang
roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

Sedangkan sejarah pohon natal yang banyak disepakati itu sendiri
dimulai dari Jerman. Konon Bangsa Jerman kuno memiliki kebiasaan
memasang batang pohon (lengkap dengan cabang-cabang dan daun-daunnya)
di tempat tinggal mereka untuk mengusir 'bad spirit', dan sebagai
simbol agar musim semi cepat tiba. Kebiasaan ini telah dimiliki pada
zaman dahulu bahkan sebelum kitab-kitab suci dibawa oleh para nabi.

Pada saat kristen menyebar di Jerman, gereja tidak menyukai kebiasaan
tersebut dan melarangnya. Sekitar abad ke-12, seorang pemilik bakery
memiliki ide untuk menaruh batang pohon tersebut dalam keadaan
terbalik dan hal ini disetujui oleh gereja katolik.

Setelah protestan muncul, Martin Luther King mempopulerkan dengan
posisi natural seperti pohon pada umumnya dan dihiasi dengan lilin
lilin untuk menunjukkan pada anak-anaknya bagaimana bintang-bintang
berkilauan di langit yang kelam. Ia begitu terkesan akan keindahan
suasana Natal dan bertaburannya bintang diatas pohon cemara disekitar
rumahnya, sehingga ia berusaha untuk mengalihkan suasana Natal ini ke
dlm rumahnya dgn cara mendekorasi pohon cemara tsb menjadi pohon Natal.
Dan seiring dengan waktu, pohon natal pun didekorasi dengan hiasan-
hiasan menarik seperti lampu-lampu, angel, bahkan cokelat dan apel.

Pertama kali pohon Natal tercantum secara tertulis di Elsas pada th
1520 sedangkan lukisan tertua yg menggambarkan pohon natal dihias
berasal dari th 1579. Baru di th 1850 pohon Natal itu merambat
menjadi tradisi di seluruh dunia.

Secara tradisional, pohon natal di Jerman dipasang dan dihias pada
tanggal 24 Desember saat malam natal, hingga setelah dua belas hari
yakni tanggal 6 Januari.

Pohon natal pertama di Inggris datang karena raja Georgian yang
berasal dari Jerman. Pada saat itu rakyat Inggris kurang bersimpati
pada monarki Jerman sehingga trend tersebut tidak merakyat di
kalangan mereka.

Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika,
mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk
dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan yang ada, orang Jerman di
Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama
kalinya pada tahun 1830-an. Tetapi ada juga pendapat yang menyatakan
bahwa kebiasaan memasang pohon natal pertama kali di Amerika
dipopulerkan oleh tentara Jerman Hessian.

Pada tahun 1846 ratu Victoria dan pangeran Jermannya, Albert
digambarkan oleh London News berdiri beserta kedua anak mereka
mengelilingi pohon natal. Karena ratu Victoria sangat populer di hati
rakyat, segeralah pohon natal menjadi trend di kalangan rakyat
Inggeris bahkan menyebar hingga ke pantai timur Amerika.
Pohon natal pertama di Amerika konon bermula di Pennsylvania yang
dipopulerkan oleh pendatang yang berasal dari Jerman.
Jenis-jenis pohon natal yang biasa digunakan di Eropa:
Silver Fir : Abies alba (the original species)
Nordman Fir : Abies nordmanniana
Noble Fir : Abies procera
Norway spruce Picea abies (the cheapest)
Serbian spruce : Picea omorika
Scots Pine: Pinus sylvestris

Jenis-jenis pohon natal yang biasa digunakan di Amerika :
Balsam Fir : Abies balsamea
Fraser Fir : Abies fraseri
Grand Fir : Abies grandis
Noble Fir : Abies procera
Red Fir : Abies magnifica
Douglas Fir :Pseudotsuga menziesii
Scots Pine: Pinus sylvestris
Stone Pine : Pinus pinea

Pohon Natal itu sendiri bukanlah suatu keharusan di gereja maupun di
rumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani kita
selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain
"evergreen". Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan
"hidup kekal",
sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya,
kecuali pohon cemara selalu hijau daunnya. Esensi filosofi itulah yang
diambil oleh Martin Luther saat melihat pohon cemara di tengah musim
salju.

Filosofi inilah yang diabaikan oleh beberapa aliran kristen
fundamentalis yang melarang pohon natal di gereja mereka. Hal ini
disebabkan mereka selalu menggunakan dasar tertulis alkitabiah.
Bila tidak ada di Alkitab maka haram bagi mereka, termasuk ucapan
selamat idul fitri atau ucapan yang tidak kristiani lainnya.
Padahal tidak selamanya yang tidak tertulis di Alkitab itu haram.
Bukankah orang dinilai tidak dari penampilan luarnya, tapi dari
hatinya.

Hingga saat ini, perayaan Natal yang identik dengan pohon natal tak
bisa dilepaskan dalam perayaan untuk menyambut hari Kelahiran Tuhan
Yesus. Namun pohon natal hanya lah sebagai symbol, jangan sampai
hanya karena pohon natal saja kita tidak merenungi dan menghayati
arti dari natal itu sendiri. Dan janganlah pohon natal dijadikan
alat untuk saling beradu sombong karena ada anggapan bahwa gereja
yang menggunakan pohon natal yang bagus akan mendapat pujian dari
para jemaatnya.

Indonesia, mengikuti budaya ini akibat import dari Zaman penjajahan
Belanda dan warisan para missionary dari luar Indonesia yg menginjil
ke Indonesia.
Jadi, Pohon Natal itu hanyalah hiasan untuk menyemarakkan Natal.
read more “POHON NATAL”
7 %
Holianto
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi
dengan Tuhannya dan berkata, "Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat
seperti apakah Neraka dan Surga itu".

Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan
kemudian membiarkannya melihat ke dalam. Di tengah ruangan terdapat
sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat
semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia
tersebut mengalir air liurnya.

Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat
kelaparan. Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang
terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk
mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.

Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai
mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.
Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang
dilihatnya dalam ruangan itu. Tuhan berkata, "Kamu sudah melihat
NERAKA" Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja
beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan
di pintu pertama.

Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat
dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata "Apa yang
terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat
lebih bergembira ?" Tuhan kemudian menjelaskan, "Sangat sederhana,
yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik" "Perhatikan bahwa orang
orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya
dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-
orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri"
Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward cerita ini.

Bila anda termasuk sisa 7% yang akan memforwardnya, lakukanlah dengan
memberi judul 7% pada titlenya. Saya termasuk yang 7% tadi, ingatlah
saya akan selalu ada untuk berbagi sendok dengan anda!
read more “7 %”
Holianto
Belajar Rendah Hati dari Nelayan
By : Handoko

Pada suatu sore yang cerah, seorang cendekiawan ingin menikmati
pemandangan laut dengan menyewa sebuah perahu nelayan dari tepi
pantai. Setelah harga sewa per jam disepakati, keduanya melaut
tidak jauh dari bibir pantai. Melihat nelayan terus bekerja keras
mendayung perahu tanpa banyak bicara, sang cendekiawan
bertanya: "Apa bapak pernah belajar ilmu fisika tentang energi
angin dan matahari?"
"Tidak" jawab nelayan itu singkat.

Cendekiawan melanjutkan " Ah, jika demikian bapak telah
kehilangan seperempat peluang kehidupan Bapak"
Nelayan cuma mengangguk-angguk membisu.
"APa bapak pernah belajar sejarah filsafat?" tanya cendikiawan.
"Belum pernah" jawab nelayan itu singkat sambil menggeleng-gelengkan
kepalanya.
Cendekiawan melanjutkan " Ah, jika demikian bapak telah kehilangan
seperempat lagi peluang kehidupan Bapak". Si Nelayan kembali cuma
mengangguk-angguk membisu.
"APa bapak pernah belajar dan bisa berkomunikasi dengan bahasa asing?"
tanya cendikiawan.
"Tidak bisa" jawab nelayan itu singkat.
"Aduh, jika demikian bapak total telah kehilangan tigaperempat
peluang kehidupan Bapak"

Tiba-tiba... ..
Angin kencang bertiup keras dari tengah laut. Perahu yang mereka
tumpangi pun oleng hampir terguling. Dengan tenang Nelayan bertanya
kepada cendekiawan
" Apa bapak pernah belajar berenang?"
Dengan suara gemetar dan muka pucat ketakutan, orang itu menjawab
"Tidak pernah"
Nelayanpun memberi komentar dengan percaya diri "Ah, jika demikian,
bapak telah kehilangan semua peluang hidup bapak".

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah di atas:
list of 3 items
• Jangan meninggikan diri lebih hebat dari orang lain
• Jangan sombong, sebab akan direndahkan Tuhan
• Kita semua memiliki keterbatasan dan memerlukan orang lain.
list end
read more “Belajar Rendah Hati dari Nelayan”
Holianto
Sobat ...

Apakah saat ini anda mengalami jalan buntu ?
seolah-olah pertolongan Tuhan terlambat ?

Mari simak kisah dibawah.

Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam
sebuah supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa
yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang.
Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu
tidak bekerja. Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan.

John Longhouse, si pemilik supermarket, mengusir dia keluar.
Sambil terus menggambarkan situasi keluarganya, si ibu terus
menceritakan tentang keluarganya. 'Tolonglah, Pak, Saya janji akan
segera membayar setelah aku punya uang.

John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut.
"Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai garansi",
alasannya. Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain,
yang dari awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya
dan berkata : "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini."
Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu, Pak.
Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu
membawa daftar belanja ?"

"Ya, Pak. Ini", katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.
"Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan
memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan
tersebut." kata si pemilik toko.
Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan
kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu
dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.


Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak
cepat ke bawah. Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu
tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat."

Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi
mengambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh
pelanggan baik hati tadi.

Si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang
lain. Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus
mengambil barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus
menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi.

Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa.
Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan
kertas daftar belanja si ibu kumal tadi.
Dan ia-pun terbelalak. Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa
pendek : "Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan.
Hamba menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu."

Si Pemilik Toko terdiam. Si Ibu, Louise, berterima kasih kepadanya,
dan meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya. Si pelanggan baik
hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya.
Si Pemilik Toko kemudian mengecek dan menemukan bahwa timbangan yang
dipakai tersebut ternyata tidak rusak.
Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.
read more “Bobot Sebuah Doa”
Holianto
Sobat .. lama saya tidak posting :)

ini ada artikel bagus yang saya terima dari email saya.
selamat membaca....

Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi
tubuhnya. Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah
kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua
minggu?

Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek
api saja!

Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.
Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia
mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api.
Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai
ragu akan kemampuannya sendiri.

Ia mulai berpikir, "Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya
segini." Kemudian loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek
api. Aman. Dia tidak membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin,
"Nah benar kan ? Kemampuan saya memang cuma segini. Inilah saya!"

Ketika kutu itu sudah dikeluarkan dari kotak korek api, dia masih
terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya hanya setinggi kotak
korek api. Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir hayat.
Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi
oleh lingkungannya.

Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak korek api. Misalnya
anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan memadai. Dia
tipe orang yang selalu takut tersaingi bawahannya, sehingga dia
sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika anda mencoba
melompat tinggi, dia tidak pernah memuji, bahkan justru tersinggung.
Dia adalah contoh kotak korek api yang bisa mengkerdilkan anda.

Teman kerja juga bisa jadi kotak korek api. Coba ingat, ketika dia
bicara begini, "Ngapain sih kamu kerja keras seperti itu, kamu nggak
bakalan dipromosikan, kok." Ingat! Mereka adalah kotak korek api.
Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.

Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna,
tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya.
Bila semua itu menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi
dan kemampuan anda yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas
sehari-hari.

Bila potensi anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus take
action untuk menembus kotak korek api itu. Lihatlah Ucok Baba, dengan
tinggi tubuh yang di bawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di
televisi. Andapun pasti kenal Helen Keller. Dengan mata yang buta,
tuli dan "gagu" dia mampu lulus dari Harvard University . Bill Gates
tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi "raja"
komputer. Andre Wongso, tidak menamatkan sekolah dasar namun mampu
menjadi motivator nomor satu di Indonesia .

Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia menjadi presiden Afrika Selatan
setelah usianya lewat 65 tahun.
Kolonel Sanders sukses membangun jaringan restoran fast food ketika
usianya sudah lebih dari 62 tahun.

Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada
hakekatnya anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen
Keller, Andre Wongso,Bill Gates dan Nelson Mandela adalah
orang yang mampu menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah
contoh sosok orang yang merdeka, sehingga mampu menembus berbagai
keterbatasan.

BREAK YOUR BORDER . . . . TOUCH THE SKY . . . . ! Semoga dapat memacu
kita untuk berkarya dimanapun ..
read more “Menembus Keterbatasan”